Sabtu, 25 September 2010
love from other dimention/ff/yaoi/mystery/chapter2
# esok harinya#
Changmin pov
Ok hari ini aku akan membantu yunho mencari istrinya..’yup semangat!!’. Saat aku keluar dari kuil ternyata yunho sudah menunggu di sana dan aku pun memanggilnya
‘yunho’
‘ah changmin,,ayo kita berangkat’ katanya
‘iya, tapi sebelum itu kita jemput temanku dulu’ selaku
‘oh iya baiklah’
Kami pun berangkat menuju rumah yoochun,dan ternyata ia sudah menunggu di depan rumahnya
‘yoochun ah’ sapa ku
‘hai’ jawabnya cuek, ugh kenapa orang ini selalu begitu sok cool, sok keren, sok cuek argh biarlah dia memang menyebalkan XP
‘yoochun kenalkan ini jung yunho, orang yang akan kita cari adalaqh istrinya. Dan yunho ini park yoochun’ kataku
‘salam kenal aku jung yunho’ kata yunho dengan ramah dan mengulurkan tangannya. Tapi yoochun terlihat segan untuk menjabatnya dan tatapannya pada yunho sangat tajam
‘park yoochun’ yoochun hanya membalas menyebut namanya dan tidak menjabat tangannya
karena tidak enak pada yunho aku pun berusaha mencairkan suasana
‘ehm yunho maaf’ kataku
‘ah tidak apa-apa’ jawabnya, ugh dasar yoochun tidak sopan
‘ok kalau begitu kita cari sekarang’kataku
‘sebentar, bagaimana kalau kita mencarinya berpencar saja, aku akan kearah kanan dan kalian berdua ke kiri’ saran yunho
‘tapi kau tidak apa-apa sendiri?’ tanyaku
‘tidak apa-apa aku sudah biasa, oh iya bawahlah cincinku ini, jika kalian bertemu dengan istriku maka ia akan mengenali kalau ini adalah cincinku’ kata yunho dan memberikan cincicn tersebut, kemudian changmin memakainya
‘baiklah kalau begitu kami pergi dulu, kita bertemu lagi sore hari disini’pamit changmin ‘ ayo yoochun’
‘iya’
‘ kalian berdua sebelumnya terima kasih banyak’ kata yunho
‘sama-sama’ sahutku dan kami berdua pun pergi
End changmin pov
Yoochun pov
saat ini kami berada di pinggir kota tepatnya di dekat sungai yang berbatasan dengan hutan sedang kecil untuk mencari istri dari jung yunho itu, kami sudah mencari dari pagi hingga sore ini namun tidak ketemu juga jika setelah ini tidak ketemu juga kami harus segera kembali, tapi sepertinya aku merasakan hawa yang yang berbeda dalam hutan kecil itu ntahlah apa tapi hawa itu ingin membuatku memasuki hutan kecil itu, seperti suatu hal yang kami cari itu ada di dalam sana. Berbicara soal hawa aneh aku jadi teringat pada yunho, apa changmin tidak merasa siapakah yunho? Huh dasar anak itu, ia pasti tidak terlalu memperhatikan apakah yunho itu, tapi biarlah karena kurasa yunho tidak berniat jahat, yang penting aku harus waspada.
‘yoochun sepertinya kita harus masuk ke hutan kecil itu’ kata changmin
‘untuk apa?’ tanyaku
‘Apa kau tidak merasa seperti ada sesuatu yang memanggil?’ jawabnya, oh ternyata dia merasaknnya juga
‘baiklah kita kesana’
Kami berdua pun masuk ke dalam hutan kecil tersebut, tidak terlalu menakutkan bahkan terdapat bunga liar dan tumbuhan semak liar lainnya
‘hey yoochun, disini ada semak blood lily lihat banyak sekali’ kata changmin
‘hah? Lalu kenapa bukannya wajar’ jawabku sambil ikut melihatnya dan benar jumlahnya memang banyak
‘iah aku tahu tapi yang membuatku heran di tengah semak itu juga ada bunga shuuji berwarna merah padahal bulan ini bukan bulan desember kan? memangnya ada blood lily berbunga selain di bulan desember?’ tanya changmin
Iya benar aneh sekali blood lily biasanya hanya berbunga pada bulan desember dan hanya 1 tahun sekali aku tahu itu karena di kuil kakekku juga menanamnya dan itu termasuk bunga suci,hmm ada yang aneh warnanya pun pekat sekali...
‘biasanya tidak ada, ya sudah ayo kita dekati’ ajakku.
Kami pun mendekati bunga itu, ugh hawa bunga itu kuat sekali dan baunya aneh tapi entah mengapa aku tertarik dengan bunga itu. Tapi sudahlah kami kesinikan untuk mencari orang. Lagi pula sore ini mendung sepertinya akan hujan.
‘ changmin sudahlah lebih baik kita cari lagi orang itu dan kembali kerumah, besok kita cari lagi’ saranku
‘hmm baiklah’ kata changmin
End yoochun pov
Mereka pun berbalik arah
‘aduh’ suara changmin
‘kau kenapa?’ tanya yoochun
‘ah tidak apa-apa, kakiku tersangkut semak belukar’ katanya, kemudian changmin pun melepas semak itu dari kakinya lalu mereka pun berjalan kembali
‘BRUUKK’ eh suara apa itu, saat yoochun menoleh kebelakang ternyata changmin terjatuh
‘hey kau kenapa lagi?’ tanya yoochun
‘tidak apa-apa, spertinya aku tersandung semak lagi hehe, biar ku lepas dulu semak ini’ kata changmin tapi sepertinya changmin tidak bisa melepaskan semak itu ‘ugh kenapa tidak mau lepas’ kata changmin
Tanpa mereka sadari sulur dari semak itu melilit kedua kaki changmin, saat yoochun ingin menolong tiba-tiba changmin terseret ke dalam semak blood lily tersebut
‘YAH CHANGMIN’ teriak yoochun sambil berusaha menggapai tangan changmin namun tidak bisa
‘WAKH YOOCHUN TOLOONG AARGHH’ teriak changmin, lalu changmin pun lenyap ke dalam semak tersebut.
love from other dimention/ff/yaoi/mystery/chapter1
#kuil budha#
Changmin pov
“sreek,,sreek,,,” Huft,,sore ini aku harus menyapu halaman lagi padahal tadi pagi sudah ku sapu,dan sepertinya sore ini akan hujan lagi,,ah apa laki-laki itu akan datng lagi ya? pikir changmin. Dan ternyata gerimis pun turun, aku langsung berteduh di teras kuil dan tak lama kemudian laki-laki itu benar-benar datang aku pun memperhatikannya, sama seperti hari-hari kemarin ia dating dan berdoa namun ia tidak menggunakan payung untuk melindunginya dari hujan, akhirnya karena penasaran aku pun datang dan mendekatinya untuk menawarkan payung
‘hey,,kenapa kau tidak memakai payung? Sekarang kan hujan, ini pakailah payungku’ tawarku, dan kelihatannya ia terkejut
‘ ah,,tidak apa-apa aku sudah biasa’ kata laki-laki itu
‘sudahlah pakai saja, kalau sakit bisa tambah gawat’ aku pun bersikeras menawarkannya dan akhirnya iapun tidak menolak.
‘baiklah terimakasih’katanya sambil tersenyum, hmm dia terlihat seperti laki-laki yang sopan dan baik
‘kalau boleh tahu kenapa kau selalu datang kesini saat hujan dan berdoa? Terlebih lagi kau tidak pernah membawa payung, lalu kenapa hanya datang sendiri? Biasanya orang-orang akan kesini bersama keluarga atau kekasihnya’ tanyaku namun tiba-tiba saja wajahnya berubah muram ‘ ah maaf kalau aku menyinggung perasaanmu, maaf aku tidak sopan kita juga belum berkenalan, namaku shim changmin, kau siapa?’
‘ tidak apa-apa chamngmin shii, namaku jung yunho’
‘oh yunho shii, panggil saja aku changmin’ kataku ‘ayo berteduh saja dalam kuil’ tawarku
‘hmm..baiklah’ jawabnya, ia terlihat sungkan. Setelah itu kami duduk di teras dan aku pun meminta maaf sekali lagi atas ketidak sopananku tadi
‘ah tidak apa-apa changmin, sebenarnya aku mencari seseorang’ katanya sambil melihat cincin yang ada di jari manisnya,,ooh dia sudah menikah rupanya ‘siapa?’ tanyaku
‘istriku..dia menghilang ntah kemana, sudah ku cari kemana-mana namun tetap tak b isa menemukannya’ ia terlihat putus asa. Hmm kenapa istrinya pergi? Apa dia selingkuh hehe hush changmin jangan pikir yang macam-macam
‘kenapa tidak lapor polisi atau beritakan lewat surat kabar?’ saranku
‘sudah, semua sudah ku lakukan namun tetap tidak ketemu, akhirnya sekarang aku hanya bisa mencarinya sendiri dan berdoa di kuil ini, dulu kami sering datang kesini dan aku harap sesuatu hari nanti ia datang ke kuil ini dan kembali padaku’ katanya
‘memangnya kalian bertengkar?’ tanyaku lagi
‘tidak,,kami tidak bertengkar waktu itu’ kasihan sekali dia, dia seperti mau menangis,,pasti sulit sekali kehilangan orang yang kita cintai,,hmm jadi ingat kedua orang tuaku apa mereka bahagia ya di atas sana..aish..sudahlah changmin lebih baik aku membantunya
‘baiklah kalau begitu aku akan ikut mencarinya’ tawarku
‘benarkah?’ tanyanya penuh harap
‘yup, aku akan membantumu mencarinya tunjukan saja fotonya padaku’
‘aku…tidak memiliki fotonya’ katanya, hah? Masa ia tidak punya fotonya, ini aneh ‘tapi bawa saja cincinku, jika ia melihat ini ia pasti tahu kalau ini punyaku dan kembali padaku’ katanya lagi
‘hmm baiklah kalau begitu besok pagi kita bertemu di sini, tapi aku akan mengajak temanku agar mudah mencarinya’ kataku
‘baiklah,,terima kasih changmin, tolong bantu kami dan temukan dia’ katanya sambil memelukku, lho,,rasanya ada hawa yang aneh saat dia memelukku, tapi terlalu halus dan hangat,ah sudahlah tidak usah dipikirkan dan aku pun balas memeluknya ‘iya aku akan membantu’
‘wah hujannya sudah berhenti,kalau begitu aku pergi dulu’ pamit yunho
‘baiklah hati-hati ya’
Setelah ia pergi aku pun masuk kedalam kuil,tiba-tiba saja guruku sudah duduk di ruang tengah dan membaca sesuatu, baiklah ini kesempatan untuk meminta izin.
‘guru..aku ingin izin kalau besok aku ingin pergi dengan teman’ kataku
‘ hm..begitu baiklah’
‘eh..benarkah?’ kataku heran karena biasanya jika aku minta izin guru pasti memberikan tugas dulu
‘iya, tapi ingat ajak juga yoochun bersamamu’
‘iya iya..duh kenapa selalu dengan yoochun’ keluhku
‘karena dia bisa menjagamu kalau aku tidak ada’ jawabnya
‘iyaaa,,kalau begitu aku ke kamar dulu guru..terima kasih’
‘ya’
End changmin pov
#junsu pov
*sambil melihat Koran tua itu*
Changmin..siapa dan apa yang akan kau cari apa kau tahu?...tapi kalau dirimu yang mencari kau pasti bisa menemukannya dan membantu mereka..sudah lama sekali aku tidak melihatmu..yunho..ternyata kau masih mencarinya..
End junsu pov
Changmin pov #Di dalam kamar
Entah mengapa ada beberapa hal yang mengganjal tentang yunho..mengapa dia tidak memiliki foto istrinya, mengapa aku tertarik dengan urusan mereka, hawanya pun berbeda, tapi itu bukan hawa roh yang biasa ku rasakan..ah sudahlah yang penting aku bisa membantunya,,
love from other dimention/ff/yaoi/mystery/foreword
maaf klo da kkurangan yoy,,saran n kritik d trima,,
Cast :
Shim changmin
Murid di kuil budha yang di jaga oleh junsu, ia memiliki kemampuan melihat hal-hal yang gaib dan jiwa’a disukai roh halus maka dari itu ia berguru pada junsu untuk menghilangkan kemampuannya.
Kim junsu
Pendeta penjaga kuil, memiliki kekuatan gaib yang sangat kuat, dari kecil sudah tinggal di kuil, penampilannya masih muda.
Park yoochun
Teman sekolah changmin, kakeknya pun seorang pendeta kuil. Ia sudah tinggal di kuil dari kecil bersama kakeknya, memiliki kepekaan yang tajam dalam merasakan hawa roh halus namun tidak dapat melihatnya
Jung yunho
Jung jaejoong
Summary..
Di tengah hujan saat kuil telah sepi laki-laki itu selalu datang, tanpa payung ia tetap berdiri di depan kuil dan terus berdoa seakan menunggu seseorang namun orang itu tak pernah datang,,siapa yang ia tunggu?..siapa yang ia doakan?..mengapa ia selalu dating saat hujan?..
Aku tak tahu…yang kulakukan hanya melihatnya dari jauh…tanpa berbuat apa-apa
Since the day you left
Without a word goodbye
I feel that the scenery around me has changed
Where are you now?
I am right here
Even now, I am right here
And I still believe that
We will see each other again
You are the only one I’m thinking of.
Minggu, 15 Agustus 2010
cerita inspirasi laskar 16
NRP : G34100028
Laskar : 16
Cerita Inspirasi
Seseorang yang menjadi inspirasi saya adalah ibu saya sendiri, beliau merupakan wanita yang sangat tegar,rajin dan kreatif. Bagaimana tidak, ibu saya merupakan seorang guru Tk di kompleks perumahan kami, awalnya beliau hanya staf TU namun kemudian beliau mengikuti pelatihan-pelatihan dan akhirnya ikut mengajar. Ibu saya awalnya hanya lulusan SMEA setelah lulus SMEA beliau langsung merantau ke bogor dan bekerja sebagai karyawan, namun setelah menikah dan beberapa tahun kemudian beliau ditawari untuk membantu mengajar di TK tersebut,
Untuk membantu ayah ibu juga berjualan kecil-kecilan beliau menerima pesanan baju, gorden, alat elektronik, karpet dan lain-lain, beliau sangat aktif. Saya saja sampai khawatir kalau-kalau beliau kecapaian. Keluarga kami keluarga sederhana, ayah karyawan di sebuah pabrik farmasi dan beberapa tahun yang lalu ayah terkena PHK. Beliau sangat sedih karena bingung bagaimana mencari kerja lagi, di tambah lagi waktu itu saya baru sana naik kelas 3 SMA ayah bingung kalau saya kuliah nanti bagaiman untuk membiayainya, ayah pun sempat bertanya apa aku benar-benar harus kuliah? Aku pun hanya terdiam.
Namun di saat kondisi saat ini ibu langsung berperan. Ibu tetap menyemangati ayah dan bilang kalau ayah harus tenang semua ada jalannya, dan untuk saat ini ibu saja yang bekerja. Akhirnya ayah pun membantu ibu berdagang baju seragan dan gorden, sedangkan ibu sekarang masih bisa melanjutkan kuliah S1 PGTK. Benar apa yang di katakana ibu semua ada jalan dan rezekinya masing-masing, ternyata saya mendapat beasiswa bidik misi , itu sangat membantu sekali karena saya tidak terlalu memberatkan orang tua.
Dan sekarang ibu masih aktif di berbagai bidang. Beliau tidak pernah menyerah, bila ada sesuatu yang baru beliau tidak akan melewatkanya, beliau pun sangat mementingkan pendidikan, apapun yang di perlukan untuk belajar beliau pasti akan berusaha memenuhinya. Beliau juga selalu setia mendampingi ayah dalam kondisi apapun.
Selain ibu ada juga tokoh yang member saya inspirasi, yaitu naruto hehe. Saya salah satu penggemar anime dan saya sangat suka tokoh naruto karena dia tidak pernah menyerah. Dia selalu ingin membuktikan pada semuanya kalau dia bisa dan dapat di akui oleh seluruh penduduk di konoha, dia tidak pernah menyerah hingga saat ini, akhirnya naruto di akui oleh seluruh penduduk desa dan disayangi semua orang. Dari sifatnya itulah saya belajar saya juga pasti bisa menggapai impian saya bila saya bersungguh-sungguh dan takkan pernah menyerah. Semangat!!!!
cerita inspirasi laskar 16
Nama : Eka Arismayanti
NRP : G3410028
Laskar : 16
Cerita Inspirasi
Dulu ketika kelas 3 SMP dimana waktu saatnya memutuskan ingin melanjutkan sekolah menengah atas, saya ingin sekali meneruskan di SMF (sekolah menengah farmasi) hal itu dikarenakan orang tua saya yang menganjurkan untuk meneruskan di sana dan juga melihat saudara sepupu saya yang saat ini sukses setelah lulus dari sana. Saya pun berniat untuk menjadi seperti sepupu saya tersebut yaitu menjadi apoteker.
Dengan itu, setelan ujian nasional selesai, saya mulai belajar dengan sungguh-sungguh, dimana teman-teman saya sudah santai dengan selesainya ujian nasional namun saya masih berkutat dengan buku-buku, di tambah lagi saya mengikuti bimbel singkat untuk persiapan masuk SMF. Saya merasa optimis dapat masuk kesana karena melihat nilai ujian nasional saya yang cukup baik dan latihan selama ini. Ibu saya pun selalu mengantar saya ke SMF tersebut yang terletak di Jakarta yang jaraknya lumayan jauh dari tempat tinggal saya. Ibu saya selalu menyempatkan mengantar untuk mendaftar, mengembalikan berkas, tes kesehatan, tes tertulis dan pengumuman hasil. Bayangkan saja bila dihitung dalam biaya transportasi saja sudah berapa rupiah yang sudah dikeluarkan serta tenaga yang terkuras, namun walaupun begitu saya tetap berpikir bahwa ini perjuangan yang setimpal dengan hasil yang akan saya dapatkan nanti dan saya pun tidak mau mengecewakan orang tua saya. Namun rasa percaya diri tersebut pun menjadi boomerang sendiri bagi saya, karena terlalu yakin atau mungkin takabur hehe ternyata saya gagal dalam ujian tersebut. Pulang dari sana pun saya hanya bisa terdiam, saya tidak menangis, tidak akan karena saya yakin pasti ada jalan lain untuk saya, namun itu pun impian saya, saya merasa semua yang sudah saya lakukan itu percuma karena teman saya yang mengikuti tes tersebut dapat masuk padahal dalam hall nilai kami sama, setelah itu sebenarnya saya saya masih bisa mengikuti tes SMF swasta namun saya tidak mau, saya sudah terlanjur lelah. Sehingga saya memutuskan mendaftar di SMA negeri, saya tidak ingin mengikuti tes lagi, saya masih trauma. Kemudian saya pun bersekolah di SMA N 1 Cileungsi. Waktu pun berjalan, seiring dengan itu saya dapat mengerti dan mengambil hikmah dari semua itu, mungkin Allah mentakdirkan saya untuk tidak masuk SMF dan merencanakan sesuatu yang lain yang lebih baik untuk saya. Bila di pikir-pikir jika saya tidak sekolah di SMA N 1 Cileungsi saya tidak akan bertemu dengan teman-teman yang sangat saya sayangi dan berarti bagi saya, kemudian uang saku dan ongkos perjalanan pun lebih irit hehe dan terutama bila saya jadi sekolah di SMF saya tidak akan masuk kampus IPB ini hehe. Dari hal ini pun saya mendapat pelajaran bahwa manusia hanya dapat merencanakan dan allah lah yang akhirnya menentukan walau seyakin apapun tapi bila Allah sudah berkehendak lain ya sudah mau diapakan lagi, semua itu ada hikmahnya dan lagi pula dari sana pun saya belajar bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya, dari kegagalan itulah kita harus berpikir luas untuk mencari jalan lain agar kita tidak gagal untuk kedua kalinya, dan keberhasilan pun menunggu kita,jadi tetap semangat. Makanya saat kelas 3 SMA sya sudah bertekad bahwa jika saya gagal mengikuti pmdk saya tidak akan menyerah untuk mengikuti tes-tes lainnya hingga saya berhasil mendapatkan PTN yang saya inginkan, dan saya tidak mau berpikir takabur saya hanya yakin Allah pasti sudah menentukan jalan yang terbaik bagi kita dan hanya tinggal kita yang berusaha untuk meraihnya. Apapun yang telah terjadi saya sangat mensyukurinya.
Jumat, 16 Oktober 2009
ALWAYS KEEP THE FAITH,,,


I believe...I believe that one can fall in love at first sight Though I told you that it wasn't possible I only hid this thought from you because I was afraid That you would look at me as if I was careless and hasty.To tell the truth, ever since I met you I only lived with thoughts of you. There was only one thing on my mind From when I woke up in the morning Till when I went to bed at night.
I believe in you... I will send all my feelings for you through the the way I look at you. Do you know how my heart feels? How I want to keep the feelings I have for you hidden? Even the fearful feelings for when you might leave me one day.
If only you could stay close enough to me so that my heart can relax... Just so that I could see you...I would be very happy.



